RENDANG

Rendang atau randang adalah masakan daging dengan bumbu rempah-rempah yang berasal dari Minangkabau. Masakan ini dihasilkan dari proses memasak yang dipanaskan berulang-ulang menggunakan santan sampai kuahnya kering sama sekali. Proses memasaknya memakan waktu berjam-jam (biasanya sekitar empat jam) hingga yang tinggal hanyalah potongan daging berwarna hitam pekat dan dedak. Dalam suhu ruangan, rendang dapat bertahan hingga berminggu-minggu. Rendang yang dimasak dalam waktu yang lebih singkat dan santannya belum mengering disebut kalio, berwarna cokelat terang keemasan.
Rendang dapat dijumpai di Rumah Makan Padang di seluruh dunia. Masakan ini populer di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya, seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Filipina dan Thailand. Di daerah asalnya, Minangkabau, rendang disajikan di berbagai upacara adat dan perhelatan istimewa. Meskipun rendang merupakan masakan tradisional Minangkabau, teknik memasak serta pilihan dan penggunaan bumbu rendang berbeda-berda menurut daerah.
Rendang dari Indonesia kembali menduduki
urutan pertama alias makanan terenak di dunia. Tahun ini jadi kali kedua
Rendang masuk dalam makanan terenak pertama versi CNN Travel. Sebelumnya pada
Juli 2011, CNN menobatkan Rendang sebagai makanan terenak peringkat 11 dan di
September 2011 Rendang naik ke peringkat pertama.

Kini di bulan Juli 2017 Rendang tetap berada di posisi pertama dan ini merupakan prestasi yang sangat luar biasa setelah bertahun-tahun. Poling ini dilakukan CNN melalui facebook dan ada lebih dari 35 ribu suara yang memberikan votes sebanyak 50 jenis makanan terenak di dunia ini terpilih dari hasil jajak pendapat. Hasilnya, Nasi Goreng dan Rendang menjadi dua makanan terenak di dunia.
Para peserta poling memberikan komentarnya tentang Rendang dengan menyebut Rendang is the best. Rendang merupakan makanan khas Indonesia yang berasal dari Sumatera Barat. Rendang tidak hanya lezat dan juga kaya bumbu, ternyata dalam masakan Rendang juga terdapat filosofi. Sumatera Barat merupakan tempat dengann sebutan Negeri Seribu Surau.
Ranah minang adalah warisan Kerajaan Melayu dan Sriwijaya. Tempat ini merupakan saksi sejarah Kolonialisme Belanda. Padang tumbuh menjadi kota perdagangan sejak abad ke 18. Perjalanan panjang Ranah Minang terekam dalam jejak kuliner. Sebab bumbu dan rasa juga menyimpan riwayat. Minangkabau tidak hanya identik dengan tradisi dan kearifan lokalnya. Namun yang menjadi kekhasan dari Minangkabau adalah warisan turun-menurun dari sisi kulinernya.

Rendang adalah masakan khas Minang yang dimasak dengan bumbu melimpah dan santan dalam waktu yang cukup lama. Santan Kelapa adalah bahan dasar utama masakan Minang. Santan diolah dengan sayur, ikan, daging dengan banyak bumbu. Karena dulu orang Minang suka merantau, mereka harus membuat makanan yang tahan lama.
Rendang mencerminkan sendi peradaban minang. Daging adalah simbol ninik mamak bagi pemuka adat, cabai ibarat alim ulama yang tegas menegakkan syariat Islam, bumbu adalah cermin masyarakat umum, dan kelapa adalah simbol kaum intelektual. Itulah sebabnya masakan ini ditempatkan pula sebagai penada status sosial seseorang.
Butuh waktu tiga jam untuk memasak rendang di kuali yang berukuran besar. Sebenarnya Rendang Padang itu tidak hanya Rendang Daging, tapi juga ada jenis-jenis Rendang lain yang tidak kalah unik dan pastinya tidak kalah nikmat.